19 August 2018

Tips and Trik Seputar Komputer & Berbagai Info lainnya
1. Edit file interfaces yang berada di direktori /etc/network dengan perintah “nano /etc/network/interfaces” tanpa tanda petik


  2. Bila kalian sudah mengetikan perintah di atas, maka akan muncul tampilan kurang lebih seperti gambar di bawah ini


 3. Ubah sedikit script yang ada di file konfigurasi (file interfaces), dengan keterangan : 
allow-hotplug di ganti dengan auto, dan kata dhcp di ganti dengan static, lalu di bawahnya di isi dengan ip yang mau kita tentukan dan sesuaikan. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar di bawah ini. Bila terasa sudah tidak ada lagi yang mau ketik (selesai), silahkan tekan “Ctrl + x  =>  y  => Enter“. itu berfungsi untuk mengesave file yang telah kita edit. untuk contoh mudahnya seperti Ctrl + s di Msword.

address 192.168.10.1      => ip komputer
nemask 255.255.255.0
network 192.168.10.0
broadcast 192.168.10.254
gateway 192.168.10.1


 4. Selanjutnya jika kalian sudah menyetting dan mengesave file konfigurasi interface, sekarang kita restart interfacesnya, agar bisa langsung di lihat hasilnya apakah konfigurasi kita benar atau salah, dan cara untuk merestartnya yaitu dengan mengetikan perintah “/etc/init.d/networking restart


 5. Bila kalian mengkonfigurasinya dengan baik tanpa ada kesalahan, maka hasil bila interfacesnya di restart akan muncul tampilan seperti gambar berikut.


 6. Dan untuk mengetahui apakah ip yang di setting kita sesuai dengan apa yang kita inginkan dalam penyetingan tadi, kita hanya cukup mengetikan perintah “ifconfig“, dan taraa bisa di lihat pada gambar dibawah, bahwa ip dari komputer debian ini adalah 192.168.10.1 (sesuai dengan apa yang kita setting tadi)

Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Yuriza Cerberus